UNM Deklarasikan ICMI Muda
Sabtu, 30 Juni 2007

MAKASSAR—Fajar, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda terus menggeliat. Setelah resmi terbentuk di 23 kabupaten dan kota di Sulsel, organisasi massa yang baru itu mulai merambah dunia kampus. Rabu, 26 April kemarin, sejumlah dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) mendeklarasikan kehadiran ICMI Muda di kampus itu.

          Deklarator ICMI Muda UNM antara lain Jumadi Sahabuddin (FEIS), Rahmat Kasmad (FIK), Ridwan Tikollah (FEIS), Muhammad Irfan (Fakultas Teknik), Lasunra (FBS), dan sejumlah dosen lainnya.

          Sekretaris tim deklarasi ICMI Muda UNM, Rahmat Kasmad yang bertandang ke Fajar malam tadi mengungkapkan dengan terbentuknya organisasi dengan ciri keislaman tersebut, maka diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun bangsa ke depan, karena UNM lanjutnya, merupakan  salah satu basis lahirnya cendekiawan muslim. Selain itu kata dia, diharapkan juga agar dapat memberikan warna tersendiri bagi kampus UNM dan sekitarnya.

          "Tetapi kami juga membuka diri bagi sivitas akademika UNM lainnya yang ingin bergabung di ICMI Muda UNM," tambah dosen olahraga UNM itu.

          Ia mengatakan dengan potensi yang dimiliki UNM, ICMI Muda  akan berupaya memberikan  apa yang diharapkan ke depan. Menurut dia, pendeklarasian ICMI Muda di UNM juga merupakan sejarah baru karena kampus bekas IKIP ini merupakan lembaga pendidikan tinggi pertama yang membentuk ICMI Muda.

          Beberapa pertimbangan yang melatarbelakangi pendeklarasian ICMI Muda UNM. Di antaranya, ICMI Muda dianggap sebagai wadah berkumpulnya  cendekiawan muda untuk mengembangkan potensi diri dan lingkungan UNM. (PL04)