" />
Skip to content

ICMI Muda

Loading...

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). QS. Al-Baqarah : 269.

Anda berada disini:    Depan arrow Organisasi arrow Aktifitas arrow KPU Irak Berbagi Pengalaman Pemilu
KPU Irak Berbagi Pengalaman Pemilu Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Sabtu, 30 Juni 2007

MAKASSAR -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Irak, Ayatullah Hadi Ar Radhi, mengungkapkan, pemerintahan dan parlemen Irak hasil pemilu pasca jatuhnya Presiden Saddam Hussein sudah jauh lebih baik. Pemerintah dan KPU Negeri 1001 Malam itu dalam melaksanakan pemilu berusaha tidak ada diskriminasi terhadap rakyat.

Bahkan mereka berupaya menggelar pemilu tanpa ada perbedaan mahzab agama. ''Pelaksanaan pemilu yang baru ini, sudah lebih demokratis dibanding rezim sebelumnya,'' ujar Ayatullah Hadi pada Dialog Pemilu, Politik, dan Pemuda dalam Transisi Demokrasi di Kantor KPU Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (2/8). ICMI Muda ikut memfasilitasi diskusi yang dipandu Ketua KPU Sulsel, Aidir Amin Daud, ini.

KPU Irak sukses menggelar tiga kali pemilu sejak setahun pasca runtuhnya rezim Saddam Hussein. Pemilu pertama untuk referendum penyusunan konstitusi, pemilu kedua memilih anggota parlemen, dan pemilu ketiga memilih wakil rakyat tetap yang akan menjabat selama empat tahun.

Salah satu hasil referendum konstitusi, parlemen Irak harus diisi 25 persen perempuan. Kondisi tersebut menjadikan keputusan-keputusan parlemen Irak saat ini menjadi jauh lebih baik.

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >