" />
Skip to content

ICMI Muda

Loading...

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). QS. Al-Baqarah : 269.

Anda berada disini:    Depan arrow Organisasi arrow Aktifitas arrow ICMI Muda Harus Lahirkan Program Kerja Komprehensif
ICMI Muda Harus Lahirkan Program Kerja Komprehensif Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Sabtu, 30 Juni 2007

MEDAN -- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda se-Indonesia diharapkan bisa melahirkan konsepsi pemikiran dan program nyata bagi masyarakat. Organisasi yang baru dideklarasikan September 2006 lalu ini diharapkan tidak hanya menjadi organisasi kepemudaan yang sama dengan organisasi pemuda lainnya sehingga programnya harus lebih komprehensif.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Penasehat ICMI Muda Slamet Efendi Yusuf di hadapan sekitar 200 peserta Rakernas I ICMI Muda yang berlangsung 27 hingga 29 April di Medan. Menurut Slamet, ICMI Muda harus berbeda dengan organisasi kepemudaan lain yang tidak berlabel cendekia. Ketua Dewan Kehormatan DPR ini mengatakan, ada banyak organisasi kepemudaan, sosial dan politik yang lahir tidak jelas apa maunya.

Menurutnya, ICMI Muda tidak boleh menjadi organisasi yang sekedar membuat apel dan mengeluarkan pernyataan bersama. `'ICMI Muda harus bisa menyatukan keindonesiaan, keislaman, kecendekiawanan, dan kemudaan. Tanpa itu, ICMI Muda tak lebih lebih dari organisasi lucu-lucuan,'' ujar Slamet, Jumat (27/4).

Acara ini dibuka oleh Gubernur Sumut Rudolf Pardede. Hadir pula Walikota Medan Abdillah, Ketua DPRD Sumut Abdul Wahab Dalimunthe, Presidium ICMI Muda masing-masing AM Iqbal Parewangi, Taufik Fahruddin, Indra Syahrin, dan Ahmad Zakiyuddin. Selain itu, perwakilan pengurus dari 24 wilayah juga hadir untuk menggodok program kerja dalam Rekernas I tersebut.

Slamet menaruh harapan agar ICMI Muda bisa menjadi organisasi alat intelektualitas keindonesiaan. Suatu saat kelak, kata Slamet, seorang gubernur, wali kota atau bupati akan meminta pandangan tentang konsep pembangunan kepada orang-orang ICMI Muda. `'Kalian menjadi kelompok minority yang kreatif. Anda adalah seorang yang berpikir dan berbuat untuk kawasan masing-masing,'' ujarnya.n ina/nin

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >