" />
Skip to content

ICMI Muda

Loading...

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). QS. Al-Baqarah : 269.

Anda berada disini:    Depan arrow Rubrik arrow ICMI Muda News arrow Marwah Sarankan ICMI Muda
Marwah Sarankan ICMI Muda Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Sabtu, 30 Juni 2007

MAKASSAR – Fajar, Kendati ada kesan kurang direspon sejumlah pengurus ICMI, deklarator, Tiknas, Tikwil, dan Tikda ICMI Muda tetap akan menyelenggarakan muktamar pertama di Makassar, 21 Juni mendatang. Kesepakatan untuk tetap menggelar muktamar itu disepakati melalui deklarasi usai tudang sipulung di Balai Jenderal M Jusuf, Sabtu lalu.

          "Seluruh tiknas, tikwil, tikda, dan tiksus menyatakan komitmennya untuk menghadiri muktamar yang dijadwalkan akan dihadiri pendiri ICMI, BJ Habibie," kata Ketua Tiknas, AM Iqbal Parewangi didampingi wakil ketua Tiknas, Ahyar Anwar di Makassar, kemarin.

          Selain sepakat menyelenggarakan muktamar, deklarasi yang ditandatangani perwakilan ICMI Muda dari sembilan provinsi di kawasan

timur Indonesia itu bersepakat untuk tetap menggunakan nama ICMI Muda sampai muktamar.

          "Nama ini tetap kami pertahankan hingga muktamar nanti. Sebab ini merupakan amanah dari pendiri ICMI, Prof Dr BJ Habibie dan mantan Ketua ICMI, Muslimin Nasution. Selanjutnya terserah peserta muktamar apa akan tetap menggunakan kata itu akan menghilangkan kata ICMI," tambah Iqbal.

Saat berbicara di tudang sipulung Sabtu lalu, Ketua Presidium ICMI, Hj Marwah Daud Ibrahim sempat menyarankan kepada deklarator ICMI Muda agar tidak menggunakan nama ICMI dalam kegiatannya. Meski begitu, menurut Iqbal, anggota DPR RI itu tetap memberikan dukungan kepada organisasi yang sedang mencendawam itu.

          "Tanpa ICMI atau memakai nama ICMI, secara pribadi saya tetap di belakang Anda," begitu kata Marwah yang ditiru Iqbal.

          Iqbal menambahkan tudang sipulung ICMI Muda yang digelar Sabtu lalu berlangsung sukses. Tidak saja karena dibuka Wakil Ketua MPR, HM Aksa Mahmud, tetapi juga pesertanya yang hadir sangat besar. Menurut catatan panitia, dari seribu kursi yang disediakan, yang tidak terisi tidak sampai seratus buah.

          "Awalnya tudang sipulung ini hanya untuk Sulsel saja. Tetapi akhirnya melebar. Kemarin yang datang itu dari sembilan provinsi di kawasan timur. Ada  dari Papua, Irjabar, Maluku, Kaltim, dan Kalteng. Khusus Sulsel, ada 22 kabupaten yang turut hadir," terangnya.

 

Mencoreng Citra

          Tudang sipulung ICMI Muda Sabtu lalu juga tercoreng oleh ulah oknum pengurus pusat ICMI yang hadir mendampingi Marwah. Oknum yang disebut-sebut bernama Kamrussamad itu sempat mengeluarkan kata-kata kotor kepada salah seorang deklarator, Ahyar Anwar. Tetapi Ahyar dan deklarator ICMI Muda lainnya mengabaikan saja perkataan oknum pengurus ICMI itu.

          Insiden kecil ini bermula dari pernyataan Kamrussamad yang mengatakan ICMI Muda adalan anak ICMI yang nakal. Sebab ICMI Muda akan menggelar muktamar tanpa minta restu dari orang tuanya. Ahyar lalu mempertanyakan kepada Kamarussamad, apa buktinya kalau ICMI Muda nakal. Sebab, menurut dia, kehadiran organisasi ini sudah disetujui pendiri ICMI, BJ Habibie di sela muktamar ICMI di Hotel Sahid Makassar, 5 Desember lalu.

          Kamarussamad tak bisa menjawab pertanyaan dosen Universitas Negeri Makassar itu. Boleh jadi karena sudah tak bisa menjawab, Kamarussamad langsung mengeluarkan kata-kata kotor "Ahyar, Keluarko. Saya juga orang Sulsel,".

          Untunglah deklarator, tiknas, dan tikwil ICMI Muda tidak terpancing dengan perkataan pengurus ICMI Pusat itu. Tetapi, menurut Iqbal Parewangi, insiden kecil itu bisa mencoreng citra positif ICMI selama ini.

          Iqbal sendiri yakin pengurus ICMI tidak akan  mengkhianati amanah pendiri ICMI dengan tidak merespons muktamar ICMI Muda. Menurut dia, pelaksanaan muktamar sudah didukung sepenuhnya BJ Habibie. Habibie bahkan menyarankan agar muktamar tetap dilakukan di Makassar. Ia sendiri berjanji akan menghadirinya. (pap)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >