" />
Skip to content

ICMI Muda

Loading...

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). QS. Al-Baqarah : 269.

Anda berada disini:    Depan arrow Organisasi arrow Pernyataan Pers arrow Hasil Audiensi Rapimhanas ICMI Muda di Jakarta
Hasil Audiensi Rapimhanas ICMI Muda di Jakarta Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Rabu, 27 Juni 2007
TK Aven Sina, Modern & Islami

Majelis Pimpinan

ICMI Muda

Pusat

 

-Sekretariat Jenderal : Jl Matraman Raya No.91 B-C, Jakarta Timur-

 

Press Release

 

Delegasi Majelis Pimpinan ICMI Muda Pusat, terdiri dari Ketua Presidium AM Iqbal Parewangi, anggota Presidium Ahmad Zakiyuddin, dan Sekretaris Jenderal Bernad Dermawan Sutrisno, didampingi Sekretaris Dewan Pakar ICMI Muda Pusat Andi Alfian, pada tanggal 17 ? 20 Januari 2007 melakukan serangkaian pertemuan silaturahmi dengan beberapa tokoh nasional di Jakarta.

Delegasi Pimpinan ICMI Muda Pusat bertemu antara lain dengan Ketua Badan Kehormatan DPR RI yang juga Ketua Dewan Penasehat ICMI Muda Pusat, Slamet Effendi Yusuf, di ruang kerjanya di Gedung DPR-MPR RI, pada tanggal 17 Januari 2007 selama 2 (dua) jam. Tanggal 19 Januari 2007, selama lebih dari 1 (satu) jam, delegasi diterima Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT), Saifullah Yusuf, di ruang kerjanya di Kementerian PDT. Sebelumnya, pada tanggal 17 Januari 2007, delegasi memenuhi undangan Ketua Presidium ICMI, Prof DR Nanat Fatah Natsir, terkait hubungan ke depan ICMI dan ICMI Muda.

 

Rapimnas dan Rakernas Ke-1 ICMI Muda

Rapat Pimpinan Harian Nasional (Rapimhanas) ICMI Muda pada tanggal 26 ? 28 Januari 2007 di Hotel Sahid Jaya Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan rangkaian strategis dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-1 ICMI Muda yang akan diselenggarakan 16 ? 18 Maret 2007 di Medan, Sumatera Utara.

Ketua Badan Kehormatan DPR RI, Slamet Effendi Yusuf, dan Menteri PDT, Saifullah Yusuf, menyatakan kesiapannya untuk hadir pada pembukaan Rapimhanas ICMI Muda dan Dialog Publik pada tanggal 26 Januari 2007. Slamet Effendi Yusuf akan membuka Rapimhanas dan Saifullah Yusuf akan membawakan Orasi Cendekia bertema ?Membangun Daerah Tertinggal, Menegakkan Kedaulatan Bangsa?.

Masih dalam rangkaian acara Rapimhanas ICMI Muda, pada tanggal 26 Januari 2007 seusai acara pembukaan, Slamet Effendi Yusuf, Saifullah Yusuf, Prof. DR. Johar Arifin (Deputi Kementerian Pemuda & Olah Raga yang juga Ketua Dewan Pakar ICMI Muda Pusat), dan Prof DR Ichlasul Amal, MA (Ketua Dewan Pers Nasional yang juga Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI Muda Pusat), akan tampil bersama selaku narasumber pada Dialog Publik bertema ?Menggagas Kepemimpinan Umat, Menegakkan Kedaulatan Bangsa?.

 

Mozaik Harapan 2007 ICMI Muda

Pada setiap pertemuan dengan para tokoh, delegasi Pimpinan ICMI Muda Pusat menyampaikan dan mendiskusikan antara lain dokumen Mozaik Harapan 2007 ICMI Muda yang memuat 17 (tujuhbelas) butir lokus-fokus permasalahan, harapan, sekaligus solusi strategis bagi perbaikan kondisi bangsa Indonesia dan umat Islam khususnya pada tahun 2007.

Mozaik Harapan 2007 ICMI Muda meliputi 8 (delapan) bidang kehidupan, yaitu kepemudaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, hukum, informasi, dan internasional. Disadari bahwa setiap bidang kehidupan merangkum spektrum sangat luas. Meski demikian, ICMI Muda memandang bahwa pada setiap bidang terdapat lokus-fokus yang merupakan simpul utama permasalahan sekaligus simpul utama harapan dan solusinya. Secara keseluruhan, 17 lokus-fokus dalam Mozaik Harapan 2007 ICMI Muda tersebut dipandang sebagai simpul-simpul utama permasalahan, harapan dan solusi strategis bagi bangsa Indonesia, umat Islam, dan pemerintah Indonesia, khususnya untuk periode tahun 2007.

17 lokus-fokus itu antara lain sebagai berikut. (1) Di bidang pendidikan, lokus-fokusnya terletak pada dua hal, salah satunya: pemerintah harus menerapkan prinsip keadilan pendidikan, yaitu dengan tidak membedakan perlakuan dan kebijakan terhadap lembaga pendidikan umum/negeri dengan lembaga pendidikan Islam; serta pemerintah harus meningkatkan perhatian, dukungan dan subsidi pendidikan bagi lembaga-lembaga pendidikan Islam, termasuk madrasah dan pesantren. (2) Di bidang politik, lokus-fokusnya terletak pada dua hal, salah satunya: para ?mantan? pemimpin harus menunjukkan kepemimpinan yang berketeladanan, yaitu dengan menempatkan diri sebagai pandito bangsa dan umat, bersikap dan bertindak arif, dewasa, bermartabat, dan sadar diri, tidak mengajarkan citra kekanak-kanakan dalam imajinasi generasi penerus, dan tidak terjebak romantisme kekuasaan maupun kecengengan politik yang dapat mengganggu dinamika kepemimpinan bangsa dan umat. (3) Di bidang ekonomi, lokus-fokusnya terletak pada dua hal, salah satunya: penegakan kedaulatan ekonomi bangsa, yaitu dengan menghentikan ketergantungan pada pinjaman luar negeri, dan menghentikan penjualan maupun penggadaian aset-aset strategis milik negara ke pihak asing.

Diungkapkan oleh Ketua Presidium ICMI Muda Pusat, AM Iqbal Parewangi, bahwa setiap tahun muncul berbagai refleksi akhir tahun, termasuk 2006 lalu. Namun, refleksi saja tidak cukup, apalagi refleksi yang hanya dijibuni caci-maki tanpa tawaran solusi. Pemahaman reflektif menemukan makna dan fungsi sejatinya bagi kehidupan bilamana berhasil ditransformasikan ke dalam bentuk harapan masadepan. Oleh karena itu, ICMI Muda menempatkan dokumen refleksi akhir tahun 2006 lebih sebagai pijakan kontekstual dan konseptual dalam perumusan Mozaik Harapan 2007 ICMI Muda. Dalam pandangan ICMI Muda, Mozaik Harapan 2007 ICMI Muda sekaligus merupakan parameter utama dalam menilai kondisi bangsa Indonesia, kondisi umat Islam, serta kinerja pemerintah Indonesia selama periode tahun 2007. Selanjutnya, juga diungkapkan bahwa dalam menyikapi kondisi bangsa dan umat serta kinerja pemerintah, ICMI Muda mengembangkan pola ?kritis dan solutif?. ICMI Muda akan bersikap kritis secara independen terhadap berbagai permasalahan yang muncul dan yang mungkin muncul, dan pada saat yang sama ICMI Muda akan mengkaji, merumuskan dan menawarkan solusi-solusi alternatifnya.

 

ICMI dan ICMI Muda

16 Januari 2007 Ketua Presidium ICMI, Prof DR Nanat Fatah Natsir, menyampaikan undangan via telepon kepada Ketua Presidium ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi, untuk bertemu membicarakan beberapa hal terkait hubungan ke depan ICMI dan ICMI Muda. Tanggal 17 Januari 2007 sekitar pukul 16.30 ? 17.30 wib, di ICMI Center Jakarta, delegasi Pimpinan ICMI Muda Pusat bertemu Ketua Presidium ICMI yang didampingi Sekjen ICMI.

Pada kesempatan tersebut Prof DR Nanat Fatah Natsir mengutarakan harapannya agar terjalin ?kerjasama kultural? antara ICMI dengan ICMI Muda. Istilah ?kerjasama kultural? diutarakan oleh Prof DR Nanat Fatah Natsir pada pertemuan itu. Menanggapi harapan tersebut, AM Iqbal Parewangi menyatakan bahwa ICMI Muda siap bersinergi positif dengan semua komponen bangsa dan umat, termasuk ICMI.

Prof DR Nanat Fatah Natsir juga mengutarakan harapannya agar terwujud ?integrasi struktural? antara ICMI dengan ICMI Muda melalui Muktamar ICMI pada tahun 2010 mendatang. Istilah ?integrasi struktural? diutarakan oleh Prof DR Nanat Fatah Natsir. Menanggapi harapan itu, AM Iqbal Parewangi menyatakan akan membicarakannya secara komprehensif di tingkat pimpinan ICMI Muda.

 

Jakarta, 20 Januari 2007

Majelis Pimpinan ICMI Muda Pusat

 

 

 

Drs. Bernad Dermawan Sutrisno, M.Si

Sekretaris Jenderal

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >