" />
Skip to content

ICMI Muda

Loading...

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). QS. Al-Baqarah : 269.

Anda berada disini:    Depan arrow Rubrik arrow ICMI Muda News arrow Berita Deklarasi ICMI Muda di Sulsel
Berita Deklarasi ICMI Muda di Sulsel Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Rabu, 27 Desember 2006

UNM Deklarasikan ICMI Muda

MAKASSAR—Fajar, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda terus menggeliat. Setelah resmi terbentuk di 23 kabupaten dan kota di Sulsel, organisasi massa yang baru itu mulai merambah dunia kampus. Rabu, 26 April kemarin, sejumlah dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) mendeklarasikan kehadiran ICMI Muda di kampus itu.

Deklarator ICMI Muda UNM antara lain Jumadi Sahabuddin (FEIS), Rahmat Kasmad (FIK), Ridwan Tikollah (FEIS), Muhammad Irfan (Fakultas Teknik), Lasunra (FBS), dan sejumlah dosen lainnya.

Sekretaris tim deklarasi ICMI Muda UNM, Rahmat Kasmad yang bertandang ke Fajar malam tadi mengungkapkan dengan terbentuknya organisasi dengan ciri keislaman tersebut, maka diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun bangsa ke depan, karena UNM lanjutnya, merupakan salah satu basis lahirnya cendekiawan muslim. Selain itu kata dia, diharapkan juga agar dapat memberikan warna tersendiri bagi kampus UNM dan sekitarnya.

"Tetapi kami juga membuka diri bagi sivitas akademika UNM lainnya yang ingin bergabung di ICMI Muda UNM," tambah dosen olahraga UNM itu.

Ia mengatakan dengan potensi yang dimiliki UNM, ICMI Muda akan berupaya memberikan apa yang diharapkan ke depan. Menurut dia, pendeklarasian ICMI Muda di UNM juga merupakan sejarah baru karena kampus bekas IKIP ini merupakan lembaga pendidikan tinggi pertama yang membentuk ICMI Muda.

Beberapa pertimbangan yang melatarbelakangi pendeklarasian ICMI Muda UNM. Di antaranya, ICMI Muda dianggap sebagai wadah berkumpulnya cendekiawan muda untuk mengembangkan potensi diri dan lingkungan UNM. (PL04)

13 Provinsi Siap Hadiri Muktamar ICMI Muda

MAKASSAR-Fajar, Persiapan pelaksanaan muktamar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda semakin mantap. Sampai Kamis, 30 Maret kemarin, sudah 13 provinsi atau Tim Kerja Wilayah (Tikwil) yang sudah memberi konfirmasi untuk hadir dalam forum yang akan berlangsung di Makassar, 21 Juni mendatang itu. Ke-13 provinsi itu antara lain Riau, Jatim, Sulut, Sultra, Sulbar, Yogyakarta, Jabar, Kaltim, Maluku Utara, DKI Jakarta, Sumatera Utara.

"Rata-rata setiap provinsi sudah menyampaikan pendeklarasian di tingkat kabupaten sampai sepuluh daerah," Kata Ketua Tim Kerja Nasional (Tiknas) Muktamar ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi kepada wartawan di Makassar, kemarin.

Iqbal yang didampingi sejumlah anggota Tiknas lainnya seperti Ahyar Anwar, Arqam Azikin, Farida Patittingi, dan Nurlinda Azis mengatakan sejumlah provinsi dan kabupaten juga sementara mempersiapkan deklarasi. "Di Sulsel beberapa kabupaten sudah resmi terbentuk seperti Jeneponto, Wajo, dan Palopo. Beberapa daerah lainnya sementara koordinasi," tambah Iqbal.

Dirut Bimbingan Belajar dan Penyadaran Gama College ini menamabahkan gagasan pembentukan ICMI Muda tetap dilatarbelakangi oleh sifat independen. Dalam arti secara organisatoris melaksanakan muktamar sendiri, punya struktur kepengurusan sendiri yang dipilih dan bertanggung jawab melalui musyawarah ICMI Muda, serta punya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sendiri.

Iqbal menyebutkan, ada beberapa hal yang mendasari gagasan pendeklarasian ICMI Muda tersebut. Di antaranya, ICMI Muda bukan pecahan dari ICMI dan tidak untuk memecah ICMI. Secara organisasi, kata dia, ICMI Muda bersifat independen. Tetapi secara ideologi forum generasi muda ICMI itu bernaung di bawah payung besar ICMI.

Dia mengungkapkan, salah satu makna penting dari pengertian ICMI Muda secara ideologi yang bernaung di bawah payung besar ICMI adalah bahwa anggaran dasar dan anggaran rumah tangga ICMI Muda akan merujuk kepada AD/ ART ICMI.

Selain itu, ICMI Muda juga akan menopang dan menggerakkan kaderisasi khususnya bagi ICMI dan umumnya bagi umat Islam. "Identitas gerak perjuangan ICMI Muda juga berlandaskan empat prisif yakni kecendekiaan, ke-Islaman, ke-Indonesiaan, dan kemudaan," ujarnya.

Menurut Iqbal, untuk dapat mengemban perannya secara optimal utamanya dalam hal menopang dan menggerakkan kaderisasi bagi ICMI. Format ICMI Muda akan diperluas dari model Badan Otonom. Format dimaksud akan menyerupai format keberadaan organisasi otonom seperti kebanyakan organisasi masyarakat Islam lainnya. Di mana memiliki otonomi untuk melaksanakan muktamar sendiri, memiliki AD/ART, dan memiliki kepengurusan struktur sendiri.

"Mungkin seperti Ansor di NU atau Pemuda Muhammadiyah di Muhammadiyah," katanya lagi. (him)

Tujuh Legislator Enrekang Deklarasikan ICMI Muda

Makassar, Tribun - Daya tarik Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda tampaknya tidak hanya merebut perhatian aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan kepemudaan. Lembaga yang didirikan di Sulsel ini juga memiliki daya tarik besar di kalangan legislator. Buktinya, tujuh anggota DPRD Enrekang menjadi deklaratornya.

ICMI Muda Enrekang dideklarasikan Selasa (18/4) lalu. Di antara deklarator ICMI Muda di Enrekang, terdapat delapan anggota DPRD. Mereka adalah Nursyamsi (PAN), Budi Jaya Palisuri (Golkar), Muh Idris Sadik (Golkar), M Mustamin Amri (PKS), Rubing (PPP), Muh Nurman AS (PPNUI). Bahkan, Wakil Ketua DPRD Enrekang Syafruddin ikut jadi deklarator.

Keterlibatan leguslator dalam mendeklarasikan ICMI Muda bukan hanya terjadi di Enrekang. Di Makassar, anggota DPRD dari PPDK Syamsu Rizal dan Mukhtar Djuma dari PDIP ikut mendeklarasikan ICMI Muda di kota ini. Di Toraja, Ketua DPD PKS setempat juga menjadi deklaratornya. Sedangkan di Gowa, tiga anggota KPU ikut membidangi lahirnya ICMI Muda di daerah ini. Di Selayar, anggota fraksi PAN mendeklarasikan tercatat sebagai deklarator ICMI Muda. Di Takalar, Ketua DPC PBB dan Ketua DPD Partai Patriot juga menjadi deklarator ICMI Muda.

Kendati diwarnai partai politik, Koordinator Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi, menjamin ICMI Muda tetap independen. Justru warna-warni partai politik itu akan semakin memperkuat ICMI Muda. Dia menegaskan bahwa ICMI Muda berbeda dengan ICMI "tua" yang pernah didominasi warna tertentu. "Sejak awal kami sampaikan kepada sahabat-sahabat yang telah dan akan mendeklarasikan ICMI Muda untuk memperhatikan empat prinsip pelangi ICMI Muda dalam penyusunan personalia deklarator," jelas Iqbal.

Empat unsur pelangi dimaksud adalah, pelangi profesi, pelangi organisasi, pelangi keilmuan, dan pelangi politis. Selain sifat pelangi ini, Iqbal juga menjamin ICMI Muda akan selalu berada pada jalur independen. "ICMI Muda tidak akan terkooptasi dari unsur-unsur politik tertentu," jelas Iqbal. (bie)

Pekan Depan Deklarasi ICMI Muda

Bulukumba, Tribun -- Tokoh muda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Kabupaten Bulukumba akan mendeklarasikan berdirinya ICMI Muda, 28 April mendatang.

Persiapan untuk deklarasi organiasi di bawah ICMI ini telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu termasuk melakukan konsolidasi dengan Ketua ICMI Bulukumba, Syamsu Alam Fatwa.

Perumus pembentukan ICMI Muda Bulukumba, Anis Al-Asyari, menjelaskan hal itu belum lama ini. Menurut Anis, tim perumus pembentukan ICMI Muda sudah mengumpulkan sejumlah tokoh muda yang kualifait dan inteletual untuk masuk dalam kepengurusan. "ICMI Muda akan menjadi fasilitator antara tokoh-tokoh muda dengan pemerintah kabupaten dalam rangka mengembangkan pembangunan daerah," katanya.

Pembentukan ICMI Muda, menurut dia, untuk menepis anggapan bahwa anak-anak muda di daerah ini hanya bisa melakukan kritikan terhadap pemerintah tetapi tidak bisa berfikir dan berbuat untuk kemajuan daerah. (mam)

ICMI Muda Selayar Dideklarasikan

SELAYAR, Upeks- Beberapa lembaga dan instansi serta organisasi kepemudaan, yang ada di Kabupaten Selayar, Selasa (11/4) di Rumah Makan Marannu Benteng Selayar, mendeklarasikan terbentuknya Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda.

Pendeklarasian ICMI Muda, diprakarsai beberapa anggota LSM termasuk Ady Ansar S Hut, yang juga salah seorang anggota DPRD Selayar.

Pendeklarasian tersebut, sekaligus sebagai suppor bagi teman teman ICMI Muda di Makassar, yang sebentar lagi akan mengadakan Muktamar ICMI Muda, sekaligus untuk membuktikan bahwa generasi muda di Selayar juga ada, dan membentuk ICMI Muda, kata Ady Ansar.

Untuk sementara kata Ady Ansar, yang dipilih selaku ketua ICMI Muda Selayar dalam pendeklarasian Selasa lalu, adalah tempat untuk mendiskusiksn persoalan persoalan lokal, termasuk urusan pemerintahan .Dinilainya bahwa akhir akhir ini kurang sekali diskusi bagaimana menyikapi persoalan daerah.

“Olehnya itu dengan keberadaan ICMI Muda, kami akan mencoba untuk mengkritisi eksekutif maupun legislatif secara konstruktif, dengan menggunaklan kaidah kaidah ilimiah, tanpa mencampuri urusan politik,” ujarnya. (Rizal Den Sibunna)

ICMI Muda Pangkep Dideklarasikan

Pangkep, Tribun -- Sejumlah mantan aktivis mahasiswa, akademisi, politisi, dan birokrat di Kabupaten Pangkep mendeklarasikan terbentuknya Tim Kerja Daerah (Tikda) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda, Minggu (9/4).

Mereka yang ikut mendeklarasikan Tikda ICMI Muda di Kampus STAI DDI Pangkep itu di antaranya mantan Ketua IPPM Pangkep Unhas Darwis Muhlas, dosen STAI DDI Pangkep Shibgatullah Halik, mantan Ketua KNPI Pangkep Luthfi Hanafi, anggota DPRD Pangkep (dari PKS) Hasanuddin Kuna, dan Ketua STAI DDI Pangkep Hasbuddin Halik.Selain itu hadir juga mantan Korwil ICMI Afrika Abdul Rahman Kambie, pengus Ikatan Pemuda NU Pangkep Ilham, tokoh pemdua setempat Misbahuddin Beta, aktivis LSM Asra Idrus, dan Afdal Subaik dari kalangan birokrat.

Menurut koordinator deklarasi Tikda ICMI Muda Pangkep, Darwis Muhlas, acara ini dilakukan sebagai bentuk respon positif terhadap rencana penyelenggaraan Muktamar I ICMI Muda, 21-23 Juni 2006 mendatang.

"Acara ini juga dimaksudkan untuk mengsinergikan potensi cendekiawan Muslim muda Pangkep demi kepentingan nusa, banga, dan agama," katanya.

Hasil deklarasi ini sudah disampaikan ke sekretariat Tim Kerja Nasional ICMI Muda, Minggu kemarin. (jum)

ICMI Muda Siap Kritik Pemkot

Parepare, Tribun -- Ikatan Cendekiawan Muda Indonesia (ICMI) Muda Parepare siap memberikan kritik dan kontrol terhadap kebijakan pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare.

Hal itu diungkapkan Koordinator Tim Deklarator ICMI Muda Parepare, Muhammad Ali, Rabu (5/4). "Sebagai lembaga kepemudaan di daerah, kita akan berupaya tetap memberi kontribusi sekaligus kritikan terhadap proses pembangunan di daerah ini," kata Ali.

Tim deklarator ICMI Muda Parepare segera akan menfokuskan membahas konsep anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) yang akan dibawa pada Muktamar ICMI di Makassar 21-23 Juni mendatang."Setelah itu baru kita akan memasukkan nama-nama yang akan mengisi struktur keanggotaan ICMI Muda Parepare yang terdiri dari unsur pemuda, akademisi dan individu yang profesional," tambahnya. Deklarasi tim kerja daerah ICMI Muda Parepare pada April 2006 ini dilaksanakan di Jl Abubakar Lambogo, Kota Parepare.

Tim ini beranggotakan delapan orang yang berasal dari unsur akademisi, pemuda, dan pengusaha. (rip)

ICMI Muda Maros Terbentuk

Maros, Tribun -- Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda resmi dibentuk di Kabupaten Maros. Koordinator Tim Kerja Daerah (Tikda) ICMI, Ilham Halimsyah, menjelaskan, Rabu (5/4), pembentukan ICMI Muda Maros dilanjutkan dengan pembentukan tikda ICMI Muda. Menurut dia, ICMI Muda bukan pecahan dari ICMI dan tidak untuk memecahkan ICMI. Meski secara organisasai ICMI Muda bersifat independen namun secara ideologis ICMI Muda berada dibawah nauangan ICMI."Karena ICMI Muda berdiri secara independen maka akan melaksanakan muktamar sendiri. Organisasi ini akan memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sendiri," katanya. ICMI Muda, lanjutnya, juga akan memiliki struktur organisasi sendiri yang akan dipilih dan bertanggung jawab melalui muktamar atau musyawarah ICMI Muda. (ten)

ICMI Muda Gowa Terbentuk

Sungguminasa, Tribun -- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kabupaten Gowa akhirnya terbentuk. Sedikitnya 15 orang tokoh pemuda di daerah ini menjadi deklarator berdirinya wadah kaum intelektual muda ini. Deklarasi berlangsung sederhana di halaman Istana Tamalate, Kawasan Balla Lompoa, Sungguminasa, Rabu (5/4).

Deklarator berdirinya ICMI Muda ini antara lain Muchlis, Marhumah Majid, Risma Niswaty, Hirsan Bachtiar, Muh Taslim, Darmawan Denassa, M Yasin Mallingkai, Harianto Sirajuddin, Syarifuddin Tompo, M Ramli Siddik, Ziaul Haq, Abd Rifad Mapparesa, dan Jamaluddin.

Deklarator tersebut merupakan perwakilan intelektual muda dari beberapa kecamatan yang ada di daerah ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan, antara lain dari pengusaha muda, pegawai, dan dari kalangan kampus. Dari diskusi sebelum deklarasi dilakukan, kehadiran ICMI Muda di daerah ini diharapkan bukan sekadar menjadi wadah berhimpunnya kaum intelektual, tetapi menjadi forum diskusi untuk memikirkan solusi bagi persoalan yang dihadapi daerah maunpun bangsa ini. Wadah ini juga diharapkan menjadi jembatan untuk menyumbangkan pemikiran pembangunan kepada pemerintah yang tentunya berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak. ICMI Muda diminta tidak menjadi alat atau kendaraan untuk kepentingan politik kelompok tertentu. (ute)

ICMI Muda Segera Hadir di Soppeng

Makassar, Tribun -- Sejumlah cendekiawan muda Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Tim Kerja Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Muda (Tikda ICMI Muda) dalam waktu dekat mendeklarasikan ICMI Muda Soppeng di Kota Watangsoppeng.

Tim kerja ini beranggotakan sepuluh pemuda dari berbagai latar belakang. Inisiator ICMI Muda Soppeng, Hasyim, menegaskan, awal bulan ini, ICMI Muda sudah hadir secara resmi di Soppeng. "Kita siapkan deklarasi yang sederhana, namun kami yakin akan sangat bermakna untuk pengembangan ICMI Muda Soppeng ke depan. Kami akan memberikan yang terbaik buat Soppeng," jelasnya, Minggu (2/4).

Sebanyak sepuluh pemuda Soppeng tercatat sebagai anggota Tikda/Deklarator ICMI Muda. Yakni, Hendra Sudrajat, Hasyim, Muh Arif Rahman Gani, Arfiani, dr Andi Heriyati, Haruna, Mustakim, Andi Uherman Umar, Syarifuddin, dan Amril Amin.

"Kami sudah sampaikan kepada Ketua Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda AM Iqbal Parewangi dan Ketua ICMI Organisasi Daerah Soppeng Abdul Haris Abbas," jelas Hasyim. Dia menambahkan, kendati ICMI Muda bersifat otonom, namun secara ideologis tetap berada di bawah naungan ICMI. Kesepuluh tim kerja itu, menurut mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Soppeng tersebut terdiri atas penginisiatif dua orang, unsur perempuan satu orang, dan masing-masing satu orang dari perwakilan tujuh kecamatan di Soppeng. (bie)

Sejumlah Politisi Gabung ICMI Muda

* Putera Bupati Takalar Juga Masuk

TAKALAR—Fajar, Sejumlah politisi ikut serta mendeklarasikan ICMI Muda di Takalar. Mereka antara lain Abd Majid Sewang (mantan Ketua DPC PBB), Sukwan Kudus (Ketua DPC Partai Patriot), dan M Misbah Habsi (Fungsionaris DPD PAN Takalar). Putera Bupati Takalar yang juga anggota DPRD Takalar, HM Natsir Ibrahim juga masuk dalam barisan deklarator ICMI Muda.

Selain politisi, mantan Ketua Panwaslu Takalar, Ridwan S Buana dan anggota KPUD Takalar, Ziaurrahman Mustari juga ikut bergabung. Begitu juga dengan Sekretaris KNPI Takalar, Pathuddin Muh Asrul.

Deklarasi ICMI Muda Takalar yang dilangsungkan beberapa hari lalu didasari atas beberapa hal. Di antaranya, ICMI Muda Takalar, diharapkan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari semangat ideologi pendirian ICMI 7 Desember 1990 lalu.

"Untuk itu, kita tetap akan konsentrasi pada pengembangan dan pengkajian keilmuan, perjuangan nilai-nilai agama dan kemanusiaan, penegakan demokrasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai islam," kata Ridwan dalam siaran persnya yang diterima Fajar, kemarin.

Selain itu, selaku generasi intelektual muda, ICMI Muda sadar akan besarnya tantangan yang sedang dan akan dihadapi oleh bangsa dan negara, terkhusus Takalar dalam rangka mengembangkan dan merumuskan pemikiran, konsep strategis serta upaya pemecahan lewat strategi lokal.

Ia menambahkan, pembentukan organisasi yang bernaung di bawah ICMI tersebut, juga dimaksudkan ikut mencerdaskan kehidupan bangsa yang lebih berwibawa dan bermartabat. Tentu saja, sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya dan agama Islam.

"Kita juga berupaya mewujudkan tata kehidupan masyarakat madani yang damai, adil sejahtera lahir dan batin. Caranya, tentu dengan meningkatkan mutu keimanan, ketakwaan, serta kecendikiawanan," ujarnya.

Pendeklarasian ICMI Muda Takalar juga sudah disampaikan ke Tiknas muktamar ICMI Muda. Kabupaten lainnya yang sudah mendeklarasikan ICMI Muda adalah Barru, Sinjai, Sidrap, dan lainnya. Di Sulsel hampir semua kabupaten sudah terbentuk. (asw).

ICMI Muda Bone Siap

Amankan Pilkada dan Pemekaran

Makassar, Tribun -- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda akhirnya hadir di Kabupaten Bone. Sebelas aktivis pemuda dari berbagai latar belakang menandai hadirnya ICMI Muda di Bone melalui deklarasi di Kompleks BTN Timurama Blok 3 Nomor 6, Watampone, Rabu (19/4).

Ketua ICMI Muda Bone Andi Sapri Baso didampingi sekretarisnya Andi Abd Kadir menyatakan, kehadiran ICMI Muda di daerah ini untuk mempererat kembali tali ukhuwah Islamiyah di kalangan generasi muda Bone. "Persaudaraan generasi muda di Bone pernah retak akibat konflik-konflik internal," kata Sapri.

Deklarator lainnya adalah Andi Suaedi, Andi Burhanuddin, Andi Baharuddin Patong, Andi Arfan Qadar, Andi Nurdin Tasa, Andi Page, Faisal Mas`ud, M Jafar, dan Andi Mansyur. Supri menambahkan, belakangan ini, suhu politik di Bone meningkat drastis. Hal ini dipicu dua hal, pertama, agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan kedua tuntutan pemekaran.

"ICMI Muda Bone siap mengawal kedua agenda tersebut sehingga tetap berjalan pada rel dan bingkai demokratisasi," katanya.

Ketua Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi mengingatkan agar ICMI Muda tetap menjaga independensi. Dia juga membenarkan bahwa ICMI Muda Bone yang dideklarasikan Supri dan kawan-kawannya telah dilaporkan ke Tiknas ICMI Muda di Makassar. (bie)

Taufiq Fachruddin Pimpin Tikwil

ICMI Muda Sulsel

Makassar,Tribun -- Sebanyak 21 cendikiawan muda mendeklarasikan berdirinya Tim Kerja Wilayah (Tikwil) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Provinsi Sulawesi Selatan, di RM Mega Kuring Makassar, Sabtu (20/5). Ke 21 deklarator tersebut terdiri dari beragam latar belakang profesi.

Pendeklarasian tersebut, diawali dengan pemaparan fungsi strategis ICMI Muda dalam menyokong kaderisasi di tubuh ICMI. Setelah itu dilakukan penandatanganan naskah deklarasi. Para deklarator memilih Taufiq sebagai Koordinator Tikwil ICMI Muda Sulsel.

Taufiq mengatakan, siap menyukseskan muktamar ICMI Muda yang rencannya diberlangsung di Makassar pada 21 hingga 23 Juni mendatang.Dia menambahkan, setelah deklarasi pihaknya akan melakukan konsolidasi di tingkat wilayah dan bersinergi dengan tim kerja nasional (tiknas) dan tim kerja daerah (tikda) dalam persiapan pelaksanaan muktamar. Hadir dalam deklarasi tersebut, Koordinator Tikda ICMI Muda Maros Ilham Halimsyah dan salah satu deklarator Tikda ICMI Muda Gowa Harianto Siradjuddin. "Kami bersyukur dengan dideklarasikan Tikwil Sulsel karena kehadirannya diharapkan mampu menjadi motor penggerak muktamar mengingat Sulsel sebagai tuan rumah," kata Ilham.

Deklarator tikwil adalah Taufiq, Syamsari, Mukhtar Tahir, Lukman AR Gassing, Zainal Arifin, Arfan Idris, Resdianto Willem, Zulkifli Nurdin, Rahman Sultan, Rahman Tahir, Asdar Muis RMS, Muh Yusran, Amri, Taufiq Zainuddin, Husba Phada, Muh Hasyim K, Silahuddin Genda, Sulkarnaen Hamson, Zulhaidir, Haris, dan Suardi Bakri. (fik)

ICMI Muda Telah Rampung di Sulsel

Telah Dideklarasikan di Seluruh Kabupaten/Kota

Makassar, Tribun -- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Muda (ICMI Muda) akhirnya hadir di seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Lembaga yang menghimpun cendekiawan muda Islam ini telah dideklarasikan di seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Bahkan, lembaga ini telah hadir di 16 provinsi di Tanah Air. Lembaga ini siap untuk menggelar muktamar pada Juni mendatang di Makassar.

Ketua Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi, mengatakan itu dalam jumpa pers di Sekretariat Tiknas ICMI Muda, Jl Ratulangi 140, Makassar. Menurut Iqbal, deklarator ICMI Muda tidak menyangka kalau lembaga ini bisa terbentuk dalam waktu singkat di seluruh daerah di Sulsel dan beberapa provinsi.

Menurut Iqbal, deklarasi ICMI Muda juga telah dilakukan di seluruh kabupate/kota di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tenggara (Sultra). Di tingkat provinsi, ICMI Muda sudah dideklarasikan di Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Riau.

Hingga kemarin, lanjut Iqbal, perwakilan dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Jambi, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Gorontalo telah mendatangi langsung Sekretariat Tiknas ICMI Muda di Makassar. Mereka melaporkan rencana mereka mendeklarasikan ICMI Muda di daerah mereka.

Sedangkan provinsi lain, seperti Sumatera Barat, Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Tengah, juga telah melaporkan kesiapannya untuk mendeklarasikan ICMI Muda di tempat masing-masing melalui saluran telepon. Sedangkan deklarasi ICMI Muda Wilayah Sulsel, menurut Iqbal, akan dilakukan saat Tudangsipulung Pra-Muktamar 7 Mei mendatang.

"Kami dari tiknas secara khusus bertanggung jawab mempersiapkan pelaksanaan Muktamar I ICMI Muda insya Allah pada tanggal 21-23 Juni di Makassar. Kami sangat bersyukur karena luasnya respon sahabat-sahabat cendekiawan muda muslim dari berbagai daerah," jelas Iqbal. (bie)

14 Provinsi Siap Ikuti

Muktamar ICMI Muda

15 Kabupaten/KotaTelah Deklarasi

Makassar, Tribun -- Jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang telah mendeklarasikan terbentuknya tim kerja wilayah (tikwil) untuk tingkat provinsi dan tim kerja daerah (tikda) di tingkat kabupaten/kota Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda kini bertambah lagi. Hingga Minggu (2/4), telah tercatat 14 tikwil dan 15 tikda dari seluruh Indonesia. Hal ini berdasarkan berita acara deklarasi yang telah dikirimkan masing-masing wilyah dan daerah ke Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda yang berkedudukan di

Kota Makassar. Beberapa Tikwil ICMI Muda yang telah menyerahkan berita acara deklarasinya itu di antaranya Tikwil Riau, Sumutera Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, KalimantanTimur, Maluku Utara, DKI Jakarta, DI Yogjakarta, Jawa Baratr, dan Jawa Timur, Sulsel, dan beberapa provinsi lainnya.

Sedangkan Tikda ICMI Muda yang telah mendeklarasikan diri itu di antaranya Malang, Kendari, Baubau, Muna, Jeneponto, Bantaeng, Barru, Wajo, Palopo, dan lima kabupaten yang ada di Sulawesi Barat. Hal tersebut terungkap dalam rapat teknis persiapan Muktamar ICMI Muda yang digelar sekretariat Tiknas ICMI Muda di Jl Dr Sam Ratulangi No 140-146, Makassar, Minggu (2/4). Acara ini dihadiri para deklarator dan panitia muktamar.

"Kesemua tikwil dan tikda dari berbagai provinsi dan daerah ini telah menyerahkan berita acara deklarasi mereka ke tiknas. Mereka juga sudah menyatakan secara resmi siap menghadiri Muktamar ICMI Muda yang akan digelar 21-23 Juni 2006 mendatang," kata Ketua Umum Tiknas ICMI Muda AM Iqbal Parewangi.

Menurut Iqbal, yang didampingi beberapa panitia, pihaknya masih menunggu hingga akhir April ini kiriman berita acara deklarasi tikwil dan tikda dari beberapa provinsi dan kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Berkas berita acara deklarasi yang dikirimkan masing-masing tikwil dan tikda itu merupakan dasar bagi tiknas mengirimkan undangan mengikuti muktamar berikut draft anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). "Berkas berita acara deklarasi itu bisa diantar langsung atau melalui faximile bisa pula melalui pos ke sekretariat Tiknas ICMI Muda. (jum)

Jelang Muktamar, ICMI Muda

Tudang Sipulung

* Amin Syam dan Syahrul Dijadwalkan Jadi Pembicara

MAKASSAR—Fajar, Menjelang muktamarnya akhir Juni mendatang, Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda akan menggelar tudang sipulung. Rencananya, silaturahmi ini akan digelar di Panakkukang Mas Country Club (PMCC), 7 Mei mendatang.

Ketua Tim Kerja Nasional ICMI Muda, AM Iqbal Parewangi yang dihubungi Fajar malam tadi mengatakan tudang sipulung itu dimaksudkan untuk menyemarakkan muktamar ICMI Muda yang akan digelar di Makassar. Tudang sipulung yang bertema "Kebangkitan Cendikia Muda Bangsa" itu rencananya akan dihadiri deklarator ICMI Muda dan Tiknas muktamar.

"Kami juga akan mengundang sejumlah tokoh di Sulsel untuk hadir dalam tudang sipulung itu. Paling tidak mereka bisa memberi nasihat untuk eksistensi ICMI Muda ke depan," terang Iqbal.

Tokoh yang bakal hadir dalam tudang sipulung itu antara lain Ketua ICMI Sulsel, Prof Dr Natsir Nessa. Gubernur HM Amin Syam juga akan diundang sebagai pejabat, Wagub Syahrul Yasin Limpo sebagai tokoh muda, Prof Dr Mansyur Ramly sebagai pendidik, dan HM Aksa Mahmud sebagai profesional.

Menurut Iqbal, kehadiran tokoh-tokoh Sulsel dalam forum tudang sipulung itu sangat berarti dalam membesarkan ICMI Muda. Alasannya, menjelang muktamar nanti, Sulsel akan mencanangkan tonggak sejarah kecendikiaan bagi bangsa ke depan. Apalagi ICMI Muda digagas dan dideklarasikan tokoh-tokoh muda Sulsel di Makassar, September tahun lalu.

Hingga kini sudah 16 provinsi yang mendeklarasikan ICMI Muda. Di antaranya Sulsel, Sulbar, Sultra, Aceh, Maluku Utara, Yogyakarta, Kaltim, Sumut, Jateng, Gorontalo, Riau, dan beberapa provinsi lainnya. Khusus di Sulsel, ICMI Muda sudah terbentuk di 14 kabupaten dan kota.

"Sebentar lagi akan menyusul pendeklarasian di Selayar, Takalar, dan beberapa kabupaten lainnya," tambah Iqbal. (die)

ICMI Muda Rambah Jakarta dan Riau

MAKASSAR—Fajar, Respons positif pembentukan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda terus mengalir. Kaum muda di Jakarta dan Riau, tak mau ketinggalan. Sejumlah kader muda ICMI di dua daerah ini ikut mendeklarasikan pembentukan ICMI Muda sebagai kelompok pemikir muda Islam.

Koordinator ICMI Muda DKI Jakarta Bernard Darmawan Sutrisno mengungkapkan sejarah perjalanan bangsa Indonesia menunjukkan secara nyata tentang adanya keterlibatan aktif dari generasi muda. Mereka memberikan kontribusi yang besar tidak saja tentang Islam juga mengenai hal pergerakan nasionalisme dalam merebut kemerdekaan.

"Dengan peran strategis itu, generasi muda cendekia muslim menyadari betapa besarnya tantangan yang dihadapi bangsa ini. Oleh karena itu, sinergi dan kerja sama dalam sebuah wadah cendekiawan muda muslim menjadi kebutuhan tak terhindarkan," katanya dalam rilis yang diterima Fajar malam tadi. Dalam deklarasinya, 10 deklarator menandatangani naskahnya.

Sementara di Riau, 11 deklarator menyatakan deklarasi ICMI Muda. Mereka berniat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari semangat ideologi pendirian ICMI. Meski begitu, akan tetap konsisten pada pengembangan dan pengkajian keilmuan, perjuangan nilai-nilai agama.

"Besarnya tantangan yang akan dihadapi, diupayakan pemecahan permasalahan strategis lokal. Dan ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa yang lebih berwibawa dan bermartabat sesuai nilai-nilai luhur budaya bangsa dan agama," kata Ketua Deklarator ICMI Muda Riau, Mursalim DM.

Sekadar diketahui, Forum ICMI Muda dideklarasikan 19 September 2005 di Panakkukang Mas Country Club (PMCC), Makassar. Tercatat 10 orang deklarator ICMI Muda, yaitu AM Iqbal Parewangi, Andi Tamsil, Ahyar Anwar, Arqam Azikin, Farida Patittingi, Nurlinda Azis, Rahmat Muhammad, Sudirman Numba, Nasrun Hamzah, dan Mayong Maman.

Keberadaan ICMI Muda bukan untuk menyaingi ICMI. Lembaga ICMI Muda bersifat independen namun secara ideologis bernaung di bawah payung besar ICMI.

Bahkan, gagasan pembentukan lembaga ini mendapat respons yang sangat bagus dari pendiri ICMI yang juga mantan Presiden RI BJ Habibie. Menurutnya, kader-kader muda yang memiliki semangat tinggi serta punya banyak inisiatif kelak akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. (die)

ICMI Muda Jawa Barat Terbentuk

MAKASSAR—Fajar, Setelah Jakarta, ICMI Muda juga sudah terbentuk di Jawa Barat. Berita acara pembentukan ICMI Muda Jawa Barat itu disampaikan ke Tiknas ICMI Muda, Minggu kemarin.

Sejumlah cendekia muda menjadi deklarator di Jawa Barat. Di antaranya Ahmad Zakiyuddin, Ummi Wahyudi, Aji Ali Sabana, Usep Husaini, Iwan Darmawan, dan lainnya. ICMI Muda Jawa Barat juga menyatakan kesiapannya untuk menghadiri muktamar ICMI Muda di Makassar, 23 Juli mendatang.

Ahmad Zakiyuddin mengatakan pembentukan ICMI Muda dimaksudkan untuk menyatukan berbagai komponen kaum muda intelektual muslim yang saat ini terjebak pada sektarianisme golongan dan fragmentasi gerakan ke dalam satu wadah yang melahirkan kebersamaan pandangan.

Di samping itu, juga untuk mewujudkan gerak dan langkah sinergis dalam berpedoman pada empat prinsip perjuangan yakni kecendekiaan, keislaman, keindonesiaan, dan kemudaan. (har)

Deklarator ICMI Muda

Kumpul di Makassar

Makassar, Tribun -- Para deklarator Tim Kerja Daerah (Tikda) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda se-Sulawesi Selatan direncanakan bertemu dalam acara tudangsipulung yang akan digelar di Makassar awal Mei mendatang.

Acara tersebut merupakan persiapan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Muktamar I ICMI Muda yang rencananya akan digelar 21-23 uni 2006 mendatang. Pada acara ini juga akan diisi dengan dialog yang mengangkat tema Menyongsong Kebangkitan Cendekia Muda Bangsa.

Ketua Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda Iqbal Parewangi mengutarakan rencana tersebut usai menggelar rapat kerja panitia Muktamar I ICMI Muda, Minggu (9/4). "Kegiatan ini juga sekaligus sebagai momen untuk menghimpun unek-unek para deklarator dari berbagai daerah di Sulsel," ujar Iqbal.Jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang telah mendeklarasikan terbentuknya tim kerja wilayah (tikwil) untuk tingkat provinsi dan tikda di tingkat kabupaten/kota ICMI Muda dilaporkan terus bertambah.

Hingga kemarin, seperti dikatakan Ketua II Tiknas ICMI Muda Arqam Azikin, sudah tercatat 17 Tikwil dan lebih 20 Tikda ICMI Muda dari seluruh Indonesia. Hal ini berdasarkan berita acara deklarasi yang telah dikirimkan masing-masing wilayah dan daerah ke sekretariat Tiknas ICMI Muda yang berkedudukan di Kota Makassar.

"Dalam pekan ini, daerah yang telah mendeklarasikan terbentuknya Tikda ICMI yakni di antaranya Pinrang, Gowa, Maros, Parepare, Tana Toraja, Kota Makassar, dan barusan Pangkep yang siang tadi resmi dideklarasikan," ujar Arqam yang juga ditemui di Sekretariat Tiknas ICMI Muda, Jl Ratulangi No 140 Makassar.

Sedangkan yang akan menyusul mendeklarasikan Tikda ICMI Muda di daerahnya dalam waktu dekat ini, tambah Arqam, yakni di antaranya Sinjai, Sidrap, dan beberapa kabupaten lainnya. "Bahkan teman-teman dari Provinsi Nangro Aceh Darussalam juga rencananya akan mendeklarasikan Tikwil ICMI Muda di sana. Utusan mereka barusan saja konfirmasi dengan datang langsung ke Makassar," ujar pria yang juga pengurus KAHMI Sulsel ini. (jum)

Gubernur Buka Tudang Sipulung

ICMI Muda

Aksa, Marwah, Azis, Syahrul, Mansyur, dan Natsir Pembicara

Makassar, Tribun -- Gubernur Sulawesi Selatan Amin Syam dijadwalkan membuka dan memberi sambutan pada acar tudang sipulung dan dialog publik Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda yang akan digelar, 6 Mei mendatang di Baruga AP Pettarani, kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), Tamalanrea, Makassar.

Sementara pada dialog publik yang mengambil tema Menyongsong Kebangkitan Cendekia Muda Bangsa Abad 21 direncanakan dibawakan enam pemateri. Pada sesi pertama rencananya akan dibawakan Wakil Ketua MPR RI Aksa Mahmud, Ketua Presidium ICMI Marwah Daud Ibrahim, dan mantan Rektor UMI Prof Mansyur Ramli.

Sedangkan pada dialog publik sesi kedua rencananya dibawakan Wakil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, anggota DPD RI Azis Kahhar Mudzakkar, dan Ketua Orwil ICMI Sulsel Prof Natsir Nessa.Sekretaris Tim Kerja Nasional (Tiknas) ICMI Muda Abdul Rauf Suddin mengutarakan persiapan Tudang Sipulung dan dialog publik tersebut, Minggu (23/4). "Persiapan panitia terhadap acara itu boleh dibilang sudah sekitar 70 persen. Mudah-mudahan bisa sukses nantinya," ujarnya.

Acara tudang sipulung tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Muktamar I ICMI Muda yang rencananya akan digelar 21-23 Juni 2006 mendatang di Hotel Sahid Jaya Makassar.

"Pada acara ini juga akan dirangkaikan pendeklarasian Tim Kerja Wilayah (Tikwil) ICMI Muda Sulawesi Selatan dan sekaligus launching website ICMI Muda," tambah Rauf yang ditemui di Sekretariat Tiknas ICMI Muda, Jl dr Sam Ratulangi No 140-146 Makassar. Menurut Rauf, jumlah peserta yang akan menghadiri hajatan tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang. Pasalnya, acara ini akan dihadiri para deklarator Tim Kerja Daerah (Tikda) ICMI Muda dari kabupaten/kota se-Sulsel dan perwakilan Tikwil ICMI Muda dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. (jum)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >