" />
Skip to content

ICMI Muda

Loading...

"Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). QS. Al-Baqarah : 269.

Anda berada disini:    Depan arrow Organisasi arrow Aktifitas arrow ICMI Muda Garap Persoalan Ekonomi
ICMI Muda Garap Persoalan Ekonomi Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Sabtu, 30 Juni 2007

BANDUNG, (PR).-
Persoalan ekonomi kerakyatan menjadi skala prioritas dalam program kerja Majelis Pimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda wilayah Jawa Barat. Sebab, kondisi ekonomi masyarakat di Jawa Barat masih memerihatikan, terbukti masih rendahnya daya beli, angka pengangguran yang tinggi, dan jumlah orang miskin lebih dari 10 juta jiwa.

"Tanpa penguatan ekonomi kerakyatan, upaya menysejahterakan masyarakat Jawa Barat sulit dilaksanakan," kata Ketua ICMI Muda wilayah Jabar, Makki Yuliawan usai menandatangani MoU dengan DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jabar dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jabar, Kamis malam (21/12) di Bandung.

Dijelaskan Makki, saat ini pemprov tengah berupaya meningkatkan ekonomi masyarakat melalui berbagai program yang berorientasi pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tapi, tanpa melibatkan semua pihak, upaya tersebut sulit terealisasi. "Kita tergerak untuk memberikan kontribusi untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Program peningkatan ekonomi rakyat akan dirumuskan secara detail dengan HIPPI dan HKTI. Sebab dengan mengandeng kedua lembaga itu, akan tersusun kegiatan peningkatan ekonomi yang strategis dan menyentuh langsung masyarakat.

Ketua DPD HIPPI Jabar H.D. Sutisno menyambut baik. Menurutnya, situasi perekonomian yang memburuk dan semakin turunnya daya beli masyarakat, diperlukan kerja keras dan tindakan nyata. "Dengan melibatkan anak-anak muda, Jawa Barat harus bisa dibangkitkan ekonominya," katanya.

Hal serupa disampaikan Ketua DPD HKTI Jabar Rudy Gunawan. Para petani telah merasakan kondisi ekonomi saat ini dan sebagian besar penduduk Jabar adalah keluarga petani. "Kita akan rumuskan bersama upaya nyata dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, termasuk para petani," jelasnya.

Ketua Dewan Penasihat ICMI Muda H.A.M. Ruslan mengatakan, persoalan ekonomi bukan semata-mata diserahkan penyelesaikannya kepada pemerintah daerah. Melainkan, diperlukan upaya bersama- termasuk berbagai elemen masyarakat. "Kondisi sekarang sangat tepat bagi ICMI Muda berkiprah dengan melibatkan diri pada pengembangan ekonomi kerakyatan," ujar Ruslan yang juga Ketua DPRD Jabar.

Ruslan meyakini, adanya keinginan kuat anak-anak muda dari berbagai disiplin ilmu yang tergabung dalam ICMI Muda untuk berkiprah membangun Jawa Barat, tentu akan menjadi dorongan bagi semua pihak, bahwa persoalan ekonomi rentan dan memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat. Selain penandatanganan MoU, pengurus ICMI Muda wilayah Jabar secara resmi dilantik dengan masa kerja 2006-2011. (A-134)***

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >